Live voltage Agustus 3, 2026
Power Radar
Nasional

Usai Relokasi Pedagang – Pemkot Malang Bertahap Rehabilitasi Jalan Pasar Gadang

Mark Hernandez - kabarsaji.com 3 mins read 37 views

lang Mulai Rehabilitasi Jalan Pasar Gadang Bertahap Usai Relokasi Pedagang, Kota Malang melanjutkan upaya pembangunan infrastruktur dengan memulai tahap

Usai Relokasi Pedagang – Pemkot Malang Bertahap Rehabilitasi Jalan Pasar Gadang

Usai Relokasi Pedagang, Pemkot Malang Mulai Rehabilitasi Jalan Pasar Gadang Bertahap

Usai Relokasi Pedagang, Kota Malang melanjutkan upaya pembangunan infrastruktur dengan memulai tahap rehabilitasi Jalan Pasar Gadang secara bertahap. Proses relokasi yang selesai pada 15 Juni 2026 menjadi pemicu utama untuk memperbaiki kondisi jalan dan kawasan sekitar yang selama ini mengalami gangguan karena aktivitas perdagangan. Pemkot Malang menegaskan bahwa rehabilitasi ini bertujuan mengoptimalkan fungsi kawasan dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi warga serta pedagang yang telah dipindahkan.

Langkah Strategis untuk Menata Kawasan

Pemindahan pedagang Pasar Induk Gadang (PIG) menjadi bagian dari strategi penataan kawasan yang lebih luas. Proyek ini didasari oleh kebutuhan untuk mengurangi kesibukan di area jalan utama dan menghindari kemacetan yang sering terjadi. Dengan memindahkan pedagang, Pemkot Malang dapat fokus pada pembangunan permanen yang mencakup perbaikan drainase, penataan tata kota, dan pengembangan fasilitas umum. Proses relokasi juga memastikan kegiatan ekonomi tetap berjalan lancar tanpa mengganggu alur lalu lintas warga.

“Usai Relokasi Pedagang, kita fokus pada penataan infrastruktur. Hal ini penting untuk menciptakan kawasan yang lebih rapi dan aman,” kata Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam wawancara terkini.

Anggaran dan Konsep Pemugaran

Proyek rehabilitasi Jalan Pasar Gadang dan Gadang-Bumiayu mendapat pendanaan dari dana alokasi khusus (DAK) pemerintah pusat senilai Rp14,9 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun dua ruas jalan utama, termasuk perbaikan kondisi trotoar, drainase, dan penambahan fasilitas publik. Pemkot Malang juga menggandeng tim ahli untuk merancang konsep pemugaran yang memperhatikan kebutuhan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Dandung Djulharjanto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP), menuturkan bahwa konstruksi dimulai dengan pembangunan drainase di sisi selatan Jalan Gadang-Bumiayu dari arah timur. Setelah selesai, pekerjaan akan dilanjutkan ke sisi utara dengan metode serupa. “Usai Relokasi Pedagang, kita pastikan akses keluar masuk tetap terjaga sambil membangun jalan yang lebih kokoh,” tambahnya.

Proses pembangunan juga melibatkan penggunaan material rigid beton di sebagian besar ruas, sementara area tertentu dikerjakan dengan lapisan aspal. Tujuannya adalah menciptakan permukaan jalan yang tahan lama dan mengurangi risiko genangan air. Tahap akhir, yaitu pengaspalan, akan dimulai dari jembatan sisi barat hingga Simpang Empat Bumiayu, sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara bertahap.

Pengembangan Kawasan dan Manfaat Masyarakat

Usai Relokasi Pedagang, Pemkot Malang berharap rehabilitasi jalan Pasar Gadang dapat meningkatkan kualitas hidup warga sekitar. Dengan perbaikan infrastruktur, kawasan ini diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi yang lebih produktif serta memperkuat konektivitas antar wilayah. Selain itu, penataan tata ruang juga akan menambah ruang hijau dan fasilitas kesehatan, yang selama ini terbatas karena padatnya aktivitas perdagangan.

Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menjelaskan bahwa relokasi pedagang menjadi penghalang penting untuk mempercepat progres pekerjaan. Dengan usai relokasi, Pemkot Malang bisa fokus pada perbaikan drainase yang mengalir di seluruh kawasan, terutama di sepanjang Jalan Gadang-Bumiayu. “Ini adalah bagian dari visi pengembangan kawasan yang berkelanjutan, Usai Relokasi Pedagang memastikan kita tidak mengganggu kegiatan warga selama konstruksi berlangsung,” ujarnya.

Usai Relokasi Pedagang, seluruh proses rehabilitasi dirancang agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat. Pekerjaan dilakukan dengan cara bertahap, mulai dari pekerjaan yang tidak mengurangi akses, seperti penambahan lampu jalan, sampai dengan perbaikan permanen yang memerlukan pengalihan total. Dengan pendekatan ini, Pemkot Malang mencoba meminimalkan gangguan dan memastikan transisi yang mulus bagi pedagang dan warga.

“Usai Relokasi Pedagang, kita juga berharap dapat menciptakan ruang yang lebih nyaman untuk pengguna jalan dan peningkatan kenyamanan bagi pedagang yang berpindah ke tempat baru,” tambah Dandung.

Usai Relokasi Pedagang, program rehabilitasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mewujudkan kota yang lebih modern. Pemkot Malang menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga pada kesejahteraan warga dan keberlanjutan lingkungan. Dengan pemindahan pedagang yang sudah selesai, masyarakat kini dapat menyaksikan perubahan positif di kawasan Pasar Gadang dan mengantisipasi dampak jangka panjang dari pembangunan yang sedang berlangsung.

Gabung diskusi