Live voltage Agustus 2, 2026
Power Radar
Nasional

Universitas RI Akan Difokuskan ke Bidang STEM

Michael Anderson - kabarsaji.com 3 mins read 12 views

Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI) pada hari Rabu, 22 Juli 2026. Institusi pendidikan tinggi

Universitas RI Akan Difokuskan ke Bidang STEM

Universitas RI Akan Difokuskan ke Bidang Pendidikan STEM untuk Indonesia Emas 2045

Kabarsaji.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI) pada hari Rabu, 22 Juli 2026. Institusi pendidikan tinggi baru ini akan memiliki visi utama untuk mengembangkan kompetensi di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika yang dikenal sebagai STEM. Menurut Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, keputusan ini merupakan bagian integral dari strategi nasional untuk meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Aris Marsudiyanto di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 23 Juli 2026. Ia menjelaskan bahwa meskipun fokus utama adalah pada bidang STEM, universitas ini juga akan tetap mengembangkan program studi lainnya. Bidang kesehatan dan kedokteran menjadi salah satu contoh prioritas tambahan yang akan diperkuat dalam kurikulum URI.

Salah satunya fokusnya ke situ (STEM), tapi prodi-prodi yang lain tentunya juga akan banyak. Misalnya kesehatan, kedokteran,

Menurut Aris, perhatian khusus dari Presiden Prabowo ditujukan untuk mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas tinggi dalam rangka menyambut Indonesia Emas 2045. Ia menilai bahwa meskipun Indonesia memiliki cadangan kekayaan alam yang sangat besar, negara ini masih tertinggal dalam penguasaan teknologi. Oleh sebab itu, penguatan sektor pendidikan STEM menjadi langkah strategis yang diambil pemerintah untuk menutup kesenjangan tersebut.

Tidak mungkin kita punya kekayaan alam yang sedemikian melimpah, tetapi sumber daya manusianya rendah. Nah, buktinya, kita punya segala macam sumber daya alam, tapi sampai sekarang kita secara teknologi ketinggalan,

Aris menegaskan bahwa penekanan pada pendidikan STEM bertujuan agar bangsa Indonesia mampu menguasai teknologi secara mandiri. Namun, ia juga menjelaskan bahwa URI tidak hanya berfokus pada sains dan teknologi semata. Pemerintah melalui lembaga ini juga akan meningkatkan kualitas sektor kesehatan, khususnya pendidikan kedokteran yang dinilai masih sangat kurang. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menciptakan lulusan yang kompeten di berbagai bidang.

Kesehatan, kedokteran, itu juga perlu ditingkatkan karena sangat kurang sekali,

Skema Pendanaan dan Pelantikan Pimpinan Universitas

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pendanaan URI akan berkaitan erat dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Namun, ia belum dapat memastikan apakah seluruh anggaran akan bersumber dari APBN atau ada skema lain yang akan diterapkan. Koordinasi antar-kementerian ini diharapkan dapat memastikan keberlanjutan operasional universitas baru tersebut.

URI nanti sebagian dari dana itu, saya enggak tahu, akan cek lagi. Kalau enggak salah ada hubungan dengan Kementerian Diktisaintek,

Sebelumnya pada Rabu, 22 Juli 2026, Presiden Prabowo melantik Donny Ermawan Taufanto, Wakil Menteri Pertahanan, sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia. Upacara pelantikan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta. Pada kesempatan yang sama, Yos Sunitiyoso, seorang guru besar bisnis dari Institut Teknologi Bandung, juga dilantik sebagai wakil gubernur. Keduanya akan memimpin visi dan misi URI ke depan.

Setelah upacara, Donny menyatakan bahwa URI merupakan lembaga pendidikan baru yang dirancang khusus untuk mencetak calon pejabat pemerintahan dan pemimpin badan usaha milik negara (BUMN). Ia menyebutkan bahwa Presiden Prabowo sangat memperhatikan pengembangan sumber daya manusia, terutama untuk kepemimpinan Indonesia di masa depan. Fokus pada STEM diharapkan dapat menghasilkan pemimpin yang memahami teknologi modern.

Donny juga menginformasikan rencana URI untuk mendirikan sepuluh kampus di berbagai wilayah Indonesia. Para lulusannya akan menerima gelar akademik layaknya perguruan tinggi konvensional, mulai dari dokter, sarjana, hingga insinyur. Ia menekankan bahwa jumlah lulusan akan sangat beragam dan banyak, sesuai dengan kebutuhan pasar kerja nasional. Dengan demikian, URI akan menjadi pilar penting dalam transformasi pendidikan tinggi Indonesia.

Pilihan Editor: Guru Besar FHUI Pertanyakan Legalitas Pendirian Universitas RI

Gabung diskusi