Live voltage Agustus 3, 2026
Power Radar
Nasional

Topics Covered: Wali Kota Pekanbaru Dukung Program MBG Terus Dilanjutkan

Robert Hernandez - kabarsaji.com 3 mins read 18 views

Wali Kota Pekanbaru Dukung Program MBG Terus Dilanjutkan Forum Rakernas APEKSI ke-18 di Medan Topics Covered - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, secara

Topics Covered: Wali Kota Pekanbaru Dukung Program MBG Terus Dilanjutkan

Wali Kota Pekanbaru Dukung Program MBG Terus Dilanjutkan

Forum Rakernas APEKSI ke-18 di Medan

Topics Covered – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, secara tegas menegaskan dukungan penuhnya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dianggap sebagai inisiatif strategis nasional yang perlu dipertahankan dan diperluas. Pernyataan ini disampaikannya dalam Forum Rakernas APEKSI ke-18 yang berlangsung di Kota Medan, Kamis, 2 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, Agung Nugroho menjelaskan bahwa MBG tidak hanya menjadi bagian dari agenda pemerintah daerah tetapi juga menjadi topik utama yang diperbincangkan oleh para pemimpin kota di seluruh Indonesia.

Peluang dan Manfaat Program MBG

Topics Covered – Menurut Agung Nugroho, MBG memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya pada anak-anak yang tinggal di keluarga miskin. Program ini dinilai sebagai bentuk kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan dan mengurangi kesenjangan gizi. Dalam wawancara khusus, wali kota menyebutkan bahwa keberlanjutan MBG akan menjadi keharusan bagi daerah-daerah yang ingin memperkuat dinamika ekonomi lokal melalui program sosial yang berkelanjutan.

Program MBG, yang diinisiasi oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, terus mendapat apresiasi dari para pemangku kebijakan. Agung Nugroho menyatakan bahwa MBG bukan hanya memberikan manfaat langsung dalam hal pangan tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat. Banyak warga, terutama ibu-ibu rumah tangga, kini mampu mengikuti pelatihan dan bekerja di unit SPPG (Sarana Pangan Peduli Gizi) yang dioperasikan sebagai bagian dari program tersebut. Ini berdampak pada peningkatan pengeluaran dan perputaran uang di masyarakat, sekaligus membantu meredam tingkat pengangguran.

“Kota Pekanbaru kerap disebut oleh Pak Mendagri mengalami kenaikan PAD yang mencapai lebih dari Rp400 miliar. Kami harus bertanggung jawab atas hal itu, sehingga merekomendasikan MBG terus berjalan,” ujar Agung.

Topics Covered – Berdasarkan data dari Dinas Sosial Kota Pekanbaru, program MBG telah mampu menjangkau lebih dari 10 ribu anak di bawah usia 12 tahun. Angka ini menunjukkan bahwa program ini memiliki kontribusi yang signifikan dalam menciptakan akses makanan bergizi secara merata. Agung Nugroho menekankan bahwa MBG tidak hanya menjadi solusi jangka pendek tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun ketahanan ekonomi dan kesehatan masyarakat. Selain itu, program ini juga memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya meratakan manfaat pembangunan.

“Kurangnya pengangguran adalah salah satu faktor meningkatkan PAD. Dengan bekerja, ibu-ibu bisa belanja secara mandiri, yang selanjutnya memperkuat perekonomian lokal,” tambahnya.

Topics Covered – Dalam Forum Rakernas APEKSI ke-18, Agung Nugroho menyoroti pentingnya MBG dalam mendukung adaptasi terhadap perubahan iklim. Ia menambahkan bahwa program ini juga menjadi alat untuk meningkatkan layanan publik, khususnya dalam pengelolaan sumber daya alam dan pengurangan emisi karbon. MBG dilihat sebagai contoh kebijakan yang mampu menggabungkan kebutuhan sosial dan ekonomi, sehingga menjadi topik utama yang perlu terus diperjuangkan.

Program MBG yang telah berjalan selama beberapa tahun terakhir menunjukkan hasil yang memuaskan. Pemko Pekanbaru berharap program nasional ini tetap berlanjut dan menjadi bagian dari kebijakan pembangunan daerah. Dengan terus menjaga koordinasi antar lembaga, program MBG akan menjadi referensi utama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan. Topik yang terus diperbincangkan dalam forum ini adalah bagaimana MBG dapat menjadi peluang untuk menekan angka kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendorong inovasi di sektor pertanian dan pangan.

Gabung diskusi