Live voltage Agustus 3, 2026
Power Radar
Nasional

Special Plan: Ada Mobil Klinik Hewan Keliling, Pramono: Yang Pertama

Robert Hernandez - kabarsaji.com 3 mins read 10 views

Program Special Plan: Peluncuran Mobil Klinik Hewan Berkeliling, Inisiatif Pertama di Indonesia Special Plan - Pemerintah DKI Jakarta resmi meluncurkan lima

Special Plan: Ada Mobil Klinik Hewan Keliling, Pramono: Yang Pertama

Program Special Plan: Peluncuran Mobil Klinik Hewan Berkeliling, Inisiatif Pertama di Indonesia

Special Plan – Pemerintah DKI Jakarta resmi meluncurkan lima unit mobil klinik hewan berkeliling sebagai bagian dari inisiatif khusus yang bertujuan meningkatkan akses pelayanan kesehatan hewan bagi seluruh warga kota. Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sistem kesehatan hewan di daerah perkotaan, yang sebelumnya masih terbatas pada fasilitas di pusat kota. Dengan adanya mobil klinik ini, warga Jakarta kini dapat memperoleh layanan medis hewan langsung di wilayah terpencil, tanpa harus berjalan jauh ke tempat pelayanan terpusat.

Dalam peresmian program tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa mobil klinik hewan berkeliling menjadi bagian dari Special Plan yang terus mendorong peningkatan kualitas kehidupan bersama makhluk hidup. “Ini bukan hanya inisiatif pertama di Indonesia, tetapi juga bagian dari visi Jakarta menjadi kota yang ramah terhadap hewan dan manusia,” ujarnya saat melakukan tinjauan di RPTRA Mustika 2, Jakarta Timur, 10 Juli 2026.

Mobil klinik hewan keliling dilengkapi dengan berbagai fasilitas medis lengkap, seperti layanan pemeriksaan kesehatan, vaksinasi, pengobatan, dan laboratorium mini. Selain itu, tim medis yang terdiri dari satu dokter hewan dan satu paramedis siap memberikan pelayanan sterilisasi serta bedah ringan. Special Plan ini bertujuan menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan hewan yang lebih mudah dijangkau, terutama bagi pemilik hewan yang tinggal di area terpencil atau terbatas akses.

“Dengan adanya mobil klinik ini, masyarakat Jakarta bisa lebih mudah mengakses layanan kesehatan hewan yang berkualitas, termasuk vaksinasi dan pemeriksaan darah secara langsung di rumah,” kata Pramono. Ia juga menegaskan bahwa Special Plan ini menjadi bagian dari upaya menjadikan Jakarta sebagai kota bebas rabies, yang telah diusulkan oleh tim kesehatan hewan sejak lama.

Kehadiran program Special Plan ini berdampak signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan hewan. Dengan menjangkau seluruh wilayah Jakarta, mobil klinik ini memastikan layanan medis hewan tidak hanya tersedia di pusat kota, tetapi juga di daerah pinggiran. Pramono menjelaskan bahwa fasilitas ini bertujuan memperluas akses pelayanan kesehatan hewan, termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perawatan hewan secara berkala. “Program khusus ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan Jakarta lebih baik bagi hewan dan manusia,” tambahnya.

Penyusunan Program oleh DPRD DKI

Program Special Plan ini juga menjadi hasil kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan anggota DPRD DKI, khususnya Komisi B yang dipimpin oleh Francine Widjojo. Anggota Komisi B tersebut mengusulkan penghadiran mobil klinik hewan keliling sejak 2025, sebagai bagian dari rencana khusus yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan hewan. Francine mengapresiasi langkah Pemprov DKI yang telah mewujudkan usulan ini dalam bentuk nyata.

“Special Plan ini adalah bentuk dukungan nyata dari DPRD DKI Jakarta untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang ramah hewan. Fasilitas seperti USG, pemeriksaan darah, dan vaksinasi tersedia secara gratis, sehingga masyarakat bisa mengaksesnya tanpa beban ekonomi,” ujar Francine saat hadir dalam peresmian, Jumat, 10 Juli 2026.

Francine menyebutkan bahwa kehadiran lima mobil klinik hewan berkeliling menjadi langkah awal dari kebijakan lebih luas yang akan diluncurkan pada tahun 2026. Dalam Special Plan ini, pemerintah daerah juga berencana mengubah Puskeswan Ragunan menjadi rumah sakit hewan pertama dengan layanan darurat 24 jam. “Tahun ini, kami akan terus melengkapi layanan khusus ini dengan penambahan 6 unit Puskeswan di Jakarta, agar jangkauan lebih luas,” jelasnya.

“Program khusus ini menggambarkan komitmen Jakarta untuk menjadikan kota ini lebih baik bagi hewan. Dengan Special Plan, kami ingin memastikan bahwa setiap makhluk hidup, termasuk hewan, mendapat perhatian yang sama,” tambah Francine, yang akrab disapa Noni.

Special Plan ini juga diharapkan menjadi model bagi kota-kota lain di Indonesia dalam mengembangkan pelayanan kesehatan hewan. Dengan jangkauan yang lebih luas, program ini dapat mendorong pengurangan risiko penyakit hewan yang berdampak pada kesehatan manusia, seperti rabies. Francine menyoroti peningkatan kuota sterilisasi kucing gratis dari 9.000 pada 2024 menjadi 23.000 di 2026 sebagai bukti komitmen terhadap program khusus ini. “Dukungan dari masyarakat akan sangat berpengaruh dalam kesuksesan Special Plan,” katanya.

Program Special Plan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi pemilik hewan, tetapi juga meningkatkan kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Dengan adanya layanan berkeliling, warga Jakarta bisa lebih mudah menjaga kesehatan hewan mereka, sehingga mengurangi penyebaran penyakit zoonotik. Pemprov DKI juga berencana mengadakan pelatihan bagi masyarakat tentang penanganan hewan secara tepat, sebagai bagian dari Special Plan yang ingin membangun kesadaran bersama terhadap pentingnya kesehatan hewan.

Gabung diskusi