Live voltage Agustus 2, 2026
Power Radar
Nasional

Pramono Targetkan LRT Manggarai-Dukuh Atas Selesai pada 2028

Mary Martinez - kabarsaji.com 3 mins read 13 views

Pramono Targetkan LRT Manggarai-Dukuh Atas Selesai pada 2028 Pramono Targetkan LRT Manggarai Dukuh Atas - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menetapkan target

Pramono Targetkan LRT Manggarai-Dukuh Atas Selesai pada 2028

Pramono Targetkan LRT Manggarai-Dukuh Atas Selesai pada 2028

Pramono Targetkan LRT Manggarai Dukuh Atas – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menetapkan target penyelesaian proyek LRT Jakarta Fase 1C, yang akan menghubungkan Stasiun Manggarai dengan Stasiun Dukuh Atas, pada tahun 2028. Ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan integrasi sistem transportasi yang lebih efektif dan mempercepat mobilitas masyarakat di Ibu Kota. LRT Manggarai-Dukuh Atas diharapkan menjadi bagian dari jaringan transportasi massal yang memadai, seiring dengan berbagai proyek lain yang sedang dalam tahap pelaksanaan. Pramono menegaskan bahwa selesainya proyek ini akan memberikan dampak signifikan bagi penggunaan transportasi umum dan mengurangi kemacetan di kawasan strategis Jakarta.

Progres dan Target Pengerjaan

Dalam kunjungan ke progres pekerjaan LRT Jakarta di Stasiun Rawamangun, Jakarta Timur, pada Selasa, 14 Juli 2026, Pramono menyampaikan komitmen untuk menyelesaikan fase 1C sebelum 2028. “Saya tadi sudah minta kepada Ibu Asisten Perekonomian agar pembangunan dari Manggarai ke Dukuh Atas selesai di tahun 2028,” ujarnya. Fase 1C ini merupakan kelanjutan dari fase 1B, yang telah menghubungkan Stasiun Kelapa Gading dengan Stasiun Manggarai. Proyek ini memiliki panjang jalur sebesar 2,1 kilometer dan dialokasikan anggaran sebesar Rp2,7 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. Pramono menekankan bahwa penggunaan dana tersebut harus optimal untuk mempercepat proses pengerjaan.

Pengembangan Jaringan Transportasi Umum

LRT Manggarai-Dukuh Atas menjadi bagian dari strategi pengembangan jaringan transportasi umum di Jakarta, yang selama ini dinilai belum memadai. Proyek ini bertujuan memperkuat hubungan antara daerah-daerah strategis seperti Senayan, Sudirman, dan pusat kota, serta menyediakan alternatif transportasi selain MRT dan busway. Direktur PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin, menjelaskan bahwa pembangunan fase 1C akan dimulai awal tahun 2027 setelah kajian teknis selesai. “Kajiannya sudah berjalan di kami, dan teknisnya pun sedang dikerjakan,” kata Iwan saat bersama Pramono meninjau progres proyek fase 1B.

Dengan selesainya LRT Manggarai-Dukuh Atas, masyarakat akan memiliki aksesibilitas yang lebih baik ke berbagai titik kota. Sebagai contoh, Pramono menyebutkan bahwa warga dari Pondok Labu yang ingin menuju Kelapa Gading bisa memanfaatkan LRT dalam waktu kurang dari satu jam. “Kita bisa membayangkan, teman-teman yang dari Pondok Labu ingin makan di Kelapa Gading, waktunya di bawah satu jam,” tambah Pramono. Hal ini memberikan gambaran bahwa LRT akan menjadi solusi efektif untuk mengurangi beban transportasi di jalur-jalur utama Jakarta.

Kendala dan Harapan Masyarakat

Sebagai proyek infrastruktur besar, LRT Manggarai-Dukuh Atas menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu hal yang menjadi prioritas adalah penerbitan rekomendasi trase, yang saat ini sedang dipersiapkan dalam tahun ini. Iwan Takwin menyatakan bahwa langkah ini sangat kritis untuk memastikan keberlanjutan proyek. “Jika trase sudah diterbitkan, maka kita bisa mulai memasuki tahap konstruksi secara lebih intensif,” ujarnya. Pramono juga mengingatkan bahwa pemerintah harus menjaga koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemilik lahan dan masyarakat sekitar, untuk memastikan tidak ada hambatan dalam pengerjaan.

Masyarakat Jakarta berharap proyek ini segera selesai, karena pengembangan infrastruktur transportasi menjadi kebutuhan mendesak. Peningkatan jumlah stasiun dan jalur LRT diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan mengoptimalkan penggunaan transportasi umum. Selain itu, adanya koneksi yang lebih baik antara MRT dan LRT akan mempercepat arus penggunaan transportasi massal, sekaligus membuka peluang pengembangan kawasan baru di sepanjang rute tersebut.

Persiapan dan Kontribusi Pemerintah

Persiapan untuk LRT Manggarai-Dukuh Atas telah dimulai sejak beberapa bulan terakhir, dengan fokus pada pematangan teknis dan perizinan. Pramono menegaskan bahwa pemerintah DKI Jakarta akan terus memantau progres proyek ini secara berkala. “Pembangunan LRT Manggarai-Dukuh Atas adalah bagian dari upaya jangka panjang untuk mewujudkan transportasi yang lebih efisien,” katanya. Proyek ini juga mendapat dukungan dari berbagai lembaga pemerintah dan stakeholder terkait, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta.

Kehadiran LRT Manggarai-Dukuh Atas diharapkan memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal, karena akan mendorong pertumbuhan bisnis di sepanjang jalur tersebut. Selain itu, proyek ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di kawasan yang sebelumnya dianggap sulit diakses. Pramono menegaskan bahwa pihaknya akan berupaya memastikan proyek ini terealisasi sesuai target, dan memberikan manfaat maksimal bagi warga Jakarta.

Gabung diskusi