Live voltage Agustus 3, 2026
Power Radar
Nasional

Latest Program: Badan Komunikasi Bantah Pemerintah Setir Demo Dukung MBG

Mark Hernandez - kabarsaji.com 2 mins read 13 views

Pilihan Editor: Siapa di Balik Demonstrasi Mendukung MBG Badan Komunikasi Pemerintah Membantah Upaya Pengarahkan Demo MBG Latest Program - Badan Komunikasi

Latest Program: Badan Komunikasi Bantah Pemerintah Setir Demo Dukung MBG

Pilihan Editor: Siapa di Balik Demonstrasi Mendukung MBG

Badan Komunikasi Pemerintah Membantah Upaya Pengarahkan Demo MBG

Latest Program – Badan Komunikasi Pemerintah menyangkal adanya upaya pemerintah untuk mengarahkan aksi demonstrasi yang mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). Pernyataan ini muncul di tengah gelombang aksi mahasiswa di berbagai wilayah yang menuntut penghentian proyek MBG.

Penjelasan Kurnia

Kurnia Ramadhana, Plt Deputi III Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi, menyatakan bahwa pemerintah tidak melakukan pengkondisian terhadap unjuk rasa pendukung MBG. “Tidak benar bahwa ada upaya mengatur demonstrasi untuk mendukung program ini,” katanya di Kantor Bakom, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Juni 2026. Menurut Kurnia, seluruh warga negara memiliki hak menyampaikan pendapat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Pemerintah menghormati perbedaan pandangan, baik yang mendukung maupun yang mengkritik kebijakan,” tambahnya.

Demonstrasi di Jakarta

Aksi unjuk rasa mendukung MBG berlangsung di Jakarta pada Senin, 22 Juni 2026. Massa bergerak dari Gambir menuju Patung Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat, sambil membawa spanduk yang menegaskan dukungan terhadap program tersebut. Mereka juga menampilkan bendera Merah Putih dan poster yang menolak penghentian MBG.

Pemberian Dana

Sejumlah peserta aksi mengungkapkan menerima uang antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per orang sebagai insentif. Ketika ditanya mengenai hal ini, Kurnia tidak langsung memberikan jawaban. “Itu saja yang tadi dibicarakan,” ujarnya.

Kurnia Tidak Mengomentari Isu BEKOM

Selain itu, Kurnia enggan memberikan penjelasan terkait dugaan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno, Muhammad Abdimaludin, yang diduga menerima dana Rp20 juta dari anggota polisi untuk mengubah titik demonstrasi “Tata Ulang Indonesia” pada 15 Juni 2026 lalu. “Saya jawab soal demo MBG saja,” katanya.

Gabung diskusi