Live voltage Agustus 3, 2026
Power Radar
Metro

Polisi Sita Foto Keluarga dari Rumah Berisi Harta Rp 476 Miliar

Mark Hernandez - kabarsaji.com 2 mins read 9 views

rga dari Rumah Berisi Harta Rp 476 Miliar Polisi Sita Foto Keluarga dari Rumah - Sebuah rumah di Parahyangan Golf 2, Sentul, Kabupaten Bogor, menjadi lokasi

Polisi Sita Foto Keluarga dari Rumah Berisi Harta Rp 476 Miliar

Polisi Sita Foto Keluarga dari Rumah Berisi Harta Rp 476 Miliar

Polisi Sita Foto Keluarga dari Rumah – Sebuah rumah di Parahyangan Golf 2, Sentul, Kabupaten Bogor, menjadi lokasi penyidikan pada Rabu hingga Kamis dini hari. Penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri, bersama Polda Metro Jaya, melakukan penggeledahan dan menemukan brankas tersembunyi. Dalam brankas itu, mereka menemukan tujuh koper yang berisi 74 kilogram emas serta uang tunai berbagai mata uang.

Kepala Kortastipidkor Polri, Inspektur Jenderal Totok Suharyanto, mengatakan foto-foto keluarga yang disita diduga menjadi petunjuk untuk mengidentifikasi pemilik barang di dalam brankas. Namun, Totok belum mau memberikan identitas pemilik rumah tersebut.

“Itu masih dalam proses pendalaman oleh penyidik,”

kata Totok di Sentul, Kamis, 9 Juli 2026.

Tempo telah memperoleh izin untuk mengutip pernyataannya. Selain emas dan uang tunai, petugas juga menyita dokumen serta beberapa perangkat elektronik, termasuk handphone. Foto keluarga yang diambil selama operasi ini diduga terkait dengan orang yang menyimpan harta di tempat itu.

Raids di Lusinan Lokasi

Dalam penyidikan terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan suap, polisi menggeledah 12 lokasi. Kasus yang ditangani mencakup PT Asabri, korupsi pasokan batu bara yang menyebabkan blackout di Sumatera, serta kecurangan di PT Krakatau Steel.

Dari Kafe de’Clan Signature di Jalan Cilandak Tengah, Cipete, Jakarta Selatan, petugas menemukan brankas berisi uang senilai sekitar Rp 60 miliar. Raids juga dilakukan di kantor PT CBS di Cengkareng Timur, Jakarta Barat, serta Penjaringan, Jakarta Utara. Lokasi lain yang dikunjungi meliputi kantor PT KNI di Petojo Selatan, Jakarta Pusat, dan rumah seorang berinisial MN di Tangerang Selatan.

Rumah berinisial TK di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, kantor DMG di Kuningan, Jakarta Selatan, kantor PT TML di Karet Kuningan, Jakarta Selatan, rumah berinisial DR di Gandaria Selatan, Jakarta Selatan, dan kediaman MILDK di Apartemen Pacific Place juga menjadi target penyelidikan. Total nilai barang bukti dari seluruh lokasi mencapai sekitar Rp 476 miliar.

Gabung diskusi