Live voltage Agustus 2, 2026
Power Radar
Metro

Official Announcement: Tambang Ilegal yang Pernah Diadukan ke Prabowo Kini Telan Korban

Jessica Johnson - kabarsaji.com 3 mins read 7 views

Tambang Ilegal di Baturusa Telan Korban Official Announcement mengenai tragedi tambang timah ilegal terjadi kembali di Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa

Official Announcement: Tambang Ilegal yang Pernah Diadukan ke Prabowo Kini Telan Korban

Tambang Ilegal di Baturusa Telan Korban

Official Announcement mengenai tragedi tambang timah ilegal terjadi kembali di Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Baturusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka. Pada malam Minggu, 19 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB, seorang penambang bernama Radit dianiaya oleh buaya besar yang muncul dari air. Kecelakaan ini memicu operasi pencarian korban oleh tim gabungan Search and Rescue (SAR) dari Basarnas Pangkalpinang dan lembaga terkait lainnya.

Operasi SAR Berhasil Temukan Korban

Korban, Radit, ditemukan oleh tim SAR pada Senin, 20 Juli 2026, sekitar pukul 11.00 WIB. Tubuh korban ditemukan mengapung di permukaan sungai, tidak jauh dari titik penyisiran. Menurut Komandan Basarnas Pangkalpinang, Supani, jenazah ditemukan dalam radius dua kilometer dari posisi terakhir korban diketahui hilang.

“Tubuh korban ditemukan dalam radius dua kilometer dari Last Known Position (LKP) atau titik terakhir korban dikabarkan menghilang,” ujar Supani kepada Tempo, Senin, 20 Juli 2026.

Sebelum kejadian, rekan korban, Jaka, masih melihat Radit memindahkan ponton untuk aktivitas tambang jenis rajuk. Namun, tidak lama kemudian korban menghilang. Jaka mendengar suara riak air keras dan memulai pencarian mandiri. Setelah upaya pencarian tidak menghasilkan, ia melaporkan kejadian tersebut ke aparat setempat.

Supani mengatakan operasi SAR berlangsung intensif dan dramatis. Saat tim menyisir, buaya besar beberapa kali muncul ke permukaan dan menggigit korban. “Buaya tersebut muncul lalu menghilang ke dalam sungai ketika didekati. Tim kemudian mempersempit ruang gerak buaya dengan penyisiran intensif. Upaya itu berhasil karena saat buaya kembali muncul, hewan tersebut langsung melepaskan tubuh korban dari gigitannya,” terang Supani.

Korban Tewas Usai Dianiaya Buaya

Setelah mengevakuasi, jenazah Radit dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Sukarno untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga. “Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR untuk Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) secara resmi ditutup. Kami mengimbau masyarakat yang berkunjung ke aliran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan,” jelas Supani.

“Kejadian ini memberi peringatan penting mengenai risiko tambang ilegal yang terus mengancam kehidupan warga. Official Announcement ini diharapkan bisa menjadi langkah tegas untuk menghentikan aktifitas tersebut,” tambah Supani.

Laporan Sebelumnya ke Prabowo dan Kapolri

Sebelum insiden Radit, aktivitas tambang timah ilegal di DAS Jada Bahrain, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, telah dilaporkan ke Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Laporan tersebut disampaikan oleh Ashari, Kepala Desa Jada Bahrain, pada Jumat, 22 Mei 2026.

“Kami meminta persoalan ini menjadi atensi pemerintah pusat. Tolong Presiden Prabowo dan Kapolri turun langsung menghentikan aktivitas tambang ini,” ujar Ashari kepada Tempo.

Ashari menyebutkan bahwa laporan telah disampaikan berulang kali ke berbagai instansi, termasuk Kapolres, Bupati Bangka, Ditpolairud Polda Bangka Belitung, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS), Walhi, dan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung. Namun, menurutnya, tindakan yang diambil hanya berupa imbauan tanpa langkah tegas. “Tiga hari berhenti, lalu berlanjut lagi. Itu terus berulang,” kata Ashari.

Official Announcement ini menjadi sorotan karena kejadian Radit mengulangi risiko serupa yang pernah terjadi sebelumnya. Sejak awal tahun 2026, komunitas lokal mengeluhkan dampak lingkungan dan keselamatan akibat operasi tambang ilegal yang tidak terkontrol. Meski pihak berwenang sudah menerima laporan, belum ada tindakan efektif untuk menutup operasi tersebut.

Gabung diskusi