Live voltage Agustus 3, 2026
Power Radar
Metro

KPK Sita Mobil Pajero dalam OTT di Kuantan Singingi

Daniel Martinez - kabarsaji.com 2 mins read 9 views

KPK Sita Mobil Pajero dalam OTT di Kuantan Singingi KPK Sita Mobil Pajero dalam OTT - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah

KPK Sita Mobil Pajero dalam OTT di Kuantan Singingi

KPK Sita Mobil Pajero dalam OTT di Kuantan Singingi

KPK Sita Mobil Pajero dalam OTT – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah perangkat elektronik yang mencakup catatan transaksi keuangan serta satu unit kendaraan bermotor jenis Mitsubishi Pajero selama operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Operasi rahasia ini dilaksanakan oleh KPK sejak Senin, 29 Juni 2026.

Dari Hasil Pemeriksaan Sementara

Budi Prasetyo, juru bicara KPK, menyatakan bahwa mobil tersebut diduga digunakan sebagai alat suap dalam praktik korupsi yang terjadi di lingkungan Pemkab Kuantan Singingi. “Penggeledahan ini bertujuan untuk mengumpulkan bukti tambahan yang dapat memperkuat penyidikan perkara ini,” jelas Budi di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 30 Juni 2026.

“Tentunya kegiatan penggeledahan adalah untuk memperoleh bukti-bukti tambahan untuk memperkuat alat bukti dalam penyidikan perkara ini,” ucap Budi di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 30 Juni 2026.

Jumlah Tersangka dan Pemindahan Ke Jakarta

Dalam operasi tersebut, KPK menangkap 10 individu. Sembilan orang ditangkap di Kuantan Singingi, sementara satu di Jakarta. Lima dari mereka dibawa ke ibu kota untuk pemeriksaan lebih lanjut. Budi menjelaskan bahwa kelima tersangka berasal dari berbagai latar belakang, termasuk tiga pihak swasta, satu pegawai negeri sipil, dan satu anggota keluarga dari PNS terlibat.

Pencarian terhadap Bupati dan Sekda

Budi menambahkan bahwa Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby serta Sekretaris Daerah Zulkarnaen masih dalam proses pencarian penyidik. KPK juga meminta kedua tokoh tersebut untuk menyerahkan diri dan bekerja sama dalam penyelidikan. “Keterangan dari bupati dan sekda dibutuhkan dalam proses hukum yang sedang berjalan di KPK saat ini,” terang Budi.

Kasus Suap Jabatan

Dugaan korupsi dalam OTT kali ini terkait dengan praktik suap untuk memperoleh jabatan di lingkungan Pemkab Kuantan Singingi. Budi belum merinci detail kasus tersebut karena KPK masih menggali informasi dari para tersangka yang telah ditahan.

Pilihan Editor: Mengapa Pelaku Korupsi Lebih Banyak Laki-laki

Sejumlah analisis menunjukkan bahwa laki-laki lebih dominan dalam kasus korupsi dibandingkan perempuan, baik karena faktor sosial, budaya, maupun struktur kekuasaan yang biasanya dipegang oleh pria. Hal ini bisa menjadi pertanyaan untuk dieksplorasi dalam kasus suap jabatan yang sedang ditangani KPK.

Gabung diskusi