Live voltage Agustus 2, 2026
Power Radar
Bisnis

Latest Update: Daftar Lengkap 51 Saham Konsentrasi Kepemilikan Tinggi

Mark Martin - kabarsaji.com 4 mins read 13 views

Daftar Lengkap 51 Saham Konsentrasi Kepemilikan Tinggi dalam Latest Update Latest Update - Dalam Latest Update terbaru, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga

Latest Update: Daftar Lengkap 51 Saham Konsentrasi Kepemilikan Tinggi

Daftar Lengkap 51 Saham Konsentrasi Kepemilikan Tinggi dalam Latest Update

Latest Update – Dalam Latest Update terbaru, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BEI) mengumumkan perubahan dalam daftar saham yang masuk kriteria konsentrasi kepemilikan tinggi (HSC). Total saham yang terdaftar mencapai 51, dengan penambahan 37 saham baru ke dalam kategori ini. Perubahan ini menandai kebijakan pengawasan pasar modal yang lebih ketat, terutama dalam mengidentifikasi perusahaan dengan dominasi kepemilikan yang signifikan. Dengan adanya Latest Update ini, BEI berkomitmen untuk terus memantau dinamika pasar secara berkala, sebagaimana dijelaskan dalam siklus evaluasi tiga bulan sekali.

Kriteria Penilaian Saaham HSC

Kriteria penilaian saham HSC dalam Latest Update ini telah diperbarui dengan pendekatan Price Impact Ratio. Metode ini mengukur perubahan harga saham terhadap volume transaksi, dengan velocity dihitung berdasarkan rata-rata volume perdagangan terhadap jumlah saham yang tersedia di pasar bebas (free float). Hal ini memungkinkan BEI untuk lebih akurat mengidentifikasi perusahaan-perusahaan yang memiliki konsentrasi kepemilikan yang tinggi, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Evaluasi terbaru menunjukkan bahwa kriteria konsentrasi kepemilikan tinggi lebih terukur dan responsif terhadap fluktuasi pasar. Dengan pendekatan ini, kami yakin perusahaan yang terdaftar dalam HSC akan mendapatkan pengawasan lebih ketat, terutama dalam menjaga transparansi dan keseimbangan distribusi saham,” jelas Jeffrey Hendrik, Direktur Utama BEI, seperti yang dilansir Antara pada Rabu, 15 Juli 2026.

Kriteria ini juga memperhatikan kapitalisasi pasar perusahaan, dengan fokus pada saham yang memiliki nilai pasar di atas Rp10 triliun. Hal ini menegaskan bahwa BEI ingin menyoroti perusahaan-perusahaan yang secara signifikan memengaruhi volatilitas harga, terutama dalam Latest Update terakhir. Metode Price Impact Ratio diharapkan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang dampak kepemilikan terpusat terhadap stabilitas pasar.

Daftar Lengkap 51 Saham HSC

Berikut ini adalah daftar lengkap 51 saham yang masuk kriteria konsentrasi kepemilikan tinggi dalam Latest Update:

  1. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII)
  2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
  3. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
  4. PT Ifishdeco Tbk (IFSH)
  5. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)
  6. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO)
  7. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK)
  8. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS)
  9. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA)
  10. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)
  11. PT Mahkota Group Tbk (MGRO)
  12. PT Kota Satu Properti Tbk (SATU)
  13. PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG)
  14. PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)
  15. PT DCI Indonesia Tbk (DCII)
  16. PT Bayan Resources Tbk (BYAN)
  17. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET)
  18. PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA)
  19. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ)
  20. PT Bank Permata Tbk (BNLI)
  21. PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA)
  22. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN)
  23. PT Soho Global Health Tbk (SOHO)
  24. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE)
  25. PT FAP Agri Tbk (FAPA)
  26. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO)
  27. PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI)
  28. PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN)
  29. PT Siantar Top Tbk (STTP)
  30. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)
  31. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS)
  32. PT Global Digital Niaga Tbk (BELI)
  33. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO)
  34. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY)
  35. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR)
  36. PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT)
  37. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI)
  38. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI)
  39. PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI)
  40. PT Hotel Fitra International Tbk (FITT)
  41. PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII)
  42. PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING)
  43. PT MD Entertainment Tbk (FILM)
  44. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI)
  45. PT Golden Flower Tbk (POLU)
  46. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE)
  47. PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL)
  48. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII)
  49. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI)
  50. PT Bank Mega Tbk (MEGA)
  51. PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP)

Pengertian dan Dampak Konsentrasi Kepemilikan Tinggi

Konsentrasi kepemilikan tinggi merujuk pada kondisi di mana dominasi saham perusahaan dipegang oleh kelompok kecil atau individu tertentu, sehingga saham yang beredar di pasar publik (free float) relatif sedikit. Situasi ini bisa menyebabkan fluktuasi harga yang tidak stabil, karena perubahan kecil dalam kepemilikan bisa berdampak besar pada permintaan dan penawaran saham. Dalam Latest Update ini, BEI menegaskan bahwa mereka akan terus memantau konsentrasi kepemilikan sebagai bagian dari kegiatan pengawasan pasar modal yang rutin dilakukan.

Dampak dari konsentrasi kepemilikan tinggi bisa dilihat dari likuiditas pasar. Jika saham HSC memiliki volume transaksi yang rendah, maka perubahan harga yang terjadi bisa lebih ekstrem, baik naik maupun turun. Selain itu, perusahaan yang terdaftar dalam kategori ini juga mungkin menghadapi risiko penurunan kepercayaan investor, karena dominasi kepemilikan bisa mengindikasikan kurangnya diversifikasi atau kontrol yang terpusat.

Analisis dalam Latest Update

Dalam Latest Update terbaru, BEI menyoroti bahwa saham HSC akan dikeluarkan dari indeks utama seperti LQ45, IDX30, dan IDX80. Perubahan ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan komposisi indeks, seh

Gabung diskusi