Live voltage Agustus 3, 2026
Power Radar
Tekno

Cara Jakarta Cegah Kebakaran Kemarau di TPST Bantargebang

Daniel Martinez - kabarsaji.com 2 mins read 22 views

Cara Jakarta Cegah Kebakaran Kemarau di TPST Bantargebang Cara Jakarta Cegah Kebakaran Kemarau di TPST - Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup

Cara Jakarta Cegah Kebakaran Kemarau di TPST Bantargebang

Cara Jakarta Cegah Kebakaran Kemarau di TPST Bantargebang

Cara Jakarta Cegah Kebakaran Kemarau di TPST – Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengambil langkah proaktif untuk mengurangi risiko kebakaran di TPST Bantargebang selama musim kemarau saat ini. Langkah-langkah ini bertujuan mencegah kondisi serupa yang terjadi di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang.

Antisipasi Dini untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan

Kepala Dinas LH Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan persiapan sejak dini agar TPST Bantargebang tetap beroperasi aman dan tidak mengganggu layanan pengelolaan sampah masyarakat. “Musim kemarau membutuhkan kewaspadaan tinggi, terutama di kawasan landfill,” kata Dudi dalam siaran pers, Senin, 6 Juli 2026.

“Kami ingin memastikan setiap potensi risiko dikendalikan dari sumbernya,” ujarnya sambil menambahkan, “keselamatan petugas, warga sekitar, dan keberlanjutan layanan menjadi prioritas kami.”

Langkah-langkah mitigasi meliputi pemantauan titik api, pelatihan alat petugas, serta kerja sama lintas sektor. Selain itu, DLH juga menyusun standar operasional prosedur (SOP) darurat jika kondisi memburuk.

Metode Pemantauan dan Pengendalian Risiko

Untuk mendeteksi kebakaran lebih awal, DLH menggabungkan pengawasan langsung dengan penggunaan drone. Metode ini membantu memetakan area rawan dan mengidentifikasi titik api sebelum memicu kebakaran. Di lapangan, tim melakukan stripping pada lahan yang kering, membersihkan vegetasi kering di zona penimbunan, serta patroli rutin di kawasan landfill.

Pihak DLH juga memperketat pengawasan terhadap aktivitas di TPST Bantargebang. Unit Pengelola Sampah Terpadu melarang pembakaran sampah di area Tempat Pembuangan Akhir dan sekitarnya. Selain itu, mereka memasang spanduk larangan merokok, menerapkan aturan merokok bagi pemulung, pengemudi, serta petugas, dan membatasi akses bagi pihak luar yang tidak relevan.

Persiapan Infrastruktur dan Sistem Darurat

Penyemprotan dan penyiraman air di zona landfill menjadi salah satu upaya mitigasi. Kebiasaan ini dilakukan secara berkala untuk mengurangi risiko kebakaran selama musim kemarau. DLH memastikan kesiapan peralatan pemadaman, seperti pompa air, selang, APAR, tangki, mobil pemadam, serta mobil spray steam.

Dudi menekankan bahwa kesiapsiagaan diperkuat melalui operasional Posko Siaga Bencana yang berjalan 24 jam sehari. Petugas piket ditugaskan dengan Surat Tugas Piket Siaga Bencana agar pengawasan lapangan, kesiapan tenaga, dan ketersediaan alat mitigasi tetap terjaga secara rutin.

Alat berat seperti excavator dan bulldozer juga dinyatakan siap pakai selama 24 jam. Alat ini penting untuk proses lokalisasi area, pembukaan akses, serta penanganan darurat jika terjadi kebakaran di kawasan landfill.

Gabung diskusi