Live voltage Juni 18, 2026
Power Radar
Nasional

New Policy: Isi Tuntutan Aksi BEM UPNVJ

Nancy Martin 3 mins read 9 views

New Policy: The Context of the BEM UPNVJ Protest New Policy - Dalam rangka menghadirkan perubahan, BADAN Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pembangunan

New Policy: Isi Tuntutan Aksi BEM UPNVJ

New Policy: The Context of the BEM UPNVJ Protest

New Policy – Dalam rangka menghadirkan perubahan, BADAN Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) menggelar aksi demonstrasi pada Kamis, 18 Juni 2026, di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka. Aksi ini adalah bagian dari upaya mereka dalam mendorong penerapan new policy yang lebih adil dan pro-rakyat. Ketua BEM UPNVJ, Gufron Dymas Wicaksono, menjelaskan bahwa keputusan untuk turun ke jalan ini merupakan hasil konsolidasi internal dari Keluarga Besar Mahasiswa UPN Veteran Jakarta. “Kita ingin menegaskan komitmen terhadap new policy yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar Gufron saat dihubungi pada Kamis siang.

The Protests and Their Social Impact

Aksi yang diadakan oleh BEM UPNVJ ini mencerminkan kegelisahan mahasiswa terhadap berbagai isu kebangsaan dan ekonomi. Gufron menyebut bahwa new policy yang diusulkan harus mampu menjawab tantangan yang dihadapi rakyat, seperti ketidakpastian ekonomi, penyalahgunaan sumber daya alam, serta kesenjangan dalam pelayanan pendidikan. “Mahasiswa menganggap new policy sebagai alat untuk mengarahkan pemerintah ke arah yang lebih transparan dan berkeadilan,” tambahnya. Aksi ini juga dianggap sebagai bentuk kepedulian terhadap kebijakan yang diambil oleh pemerintah dalam menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleks.

Isi Tuntutan Aksi BEM UPNVJ

Menurut Gufron, aksi ini membawa tiga tuntutan utama yang menjadi fokus utama new policy. Pertama, BEM UPNVJ menuntut peneguhan amanat Pasal 33 UUD 1945 sebagai dasar untuk membangun kedaulatan ekonomi nasional. “Kedaulatan ekonomi harus menjadi prioritas dalam new policy, karena selama ini banyak kebijakan yang tidak berpijak pada kepentingan rakyat,” jelas Gufron. Kedua, tuntutan berikutnya adalah menegaskan kebijakan new policy yang menjaga keutuhan bangsa dan menjaga kepentingan nasional dalam kerja sama internasional. Ketiga, BEM UPNVJ meminta pemerintah memberikan perlindungan nyata terhadap masyarakat adat dan komunitas lokal, serta memastikan tata kelola negara yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

New policy ini tidak hanya tentang perubahan politik, tetapi juga tentang keadilan sosial yang harus terwujud dalam setiap kebijakan pemerintah,” kata Gufron.

Aksi yang dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB ini juga menyoroti kebutuhan untuk memperbaiki tata kelola negara melalui evaluasi menyeluruh terhadap program makan bergizi gratis (MBG). “Kita ingin new policy mampu menjadi alat evaluasi terhadap kebijakan-kebijakan yang sudah ada, terutama yang masih tidak berpijak pada prinsip keadilan,” ujar Gufron. Selain itu, tuntutan tersebut juga mencakup upaya untuk memastikan hak pendidikan yang layak dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia. Tuntutan ini diperkuat oleh poster seruan aksi yang dibagikan oleh akun Instagram @bem_upnvj, sebagai bentuk penggalangan dukungan terhadap new policy.

Strategi dan Penyebaran Tuntutan

Sebelum bergerak ke Patung Kuda, para peserta aksi akan berkumpul di Kampus Pondok Labu UPNVJ, tepatnya di Selasar Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik B. Langkah ini dilakukan untuk memastikan koordinasi dan menyampaikan pesan yang jelas kepada publik. “Kita ingin new policy tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga menjadi konstitusi yang nyata dalam kehidupan masyarakat sehari-hari,” lanjut Gufron. Dengan mengumpulkan massa di kampus terlebih dahulu, BEM UPNVJ berharap aksi ini mampu menarik perhatian lebih luas, terutama dari kalangan akademisi dan masyarakat umum.

Aksi BEM UPNVJ ini diharapkan menjadi pengingat bagi pemerintah bahwa new policy harus selalu berpijak pada kepentingan rakyat. Gufron menambahkan bahwa mereka juga ingin memastikan bahwa setiap produk perundang-undangan yang diambil pemerintah selaras dengan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum. “Dengan new policy, kita bisa mengarahkan pembangunan ke arah yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujar Gufron. Aksi ini juga menegaskan bahwa mahasiswa tetap menjadi bagian aktif dalam proses demokrasi, terlepas dari perubahan kebijakan yang terus berlangsung.

Dalam konteks new policy, aksi BEM UPNVJ menggambarkan kebutuhan generasi muda untuk terlibat langsung dalam perubahan. Selama ini, kebijakan pemerintah sering dianggap lebih fokus pada elit politik ketimbang pada kepentingan masyarakat luas. Aksi ini menjadi bentuk tuntutan untuk mengubah pola tersebut. “Kita ingin new policy menjadi alat untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan,” tambah Gufron. Dengan demikian, aksi BEM UPNVJ bukan hanya menyoroti isu saat ini, tetapi juga menggambarkan visi masa depan yang lebih adil dan berkeadilan.

Gabung diskusi