Live voltage Agustus 2, 2026
Power Radar
Nasional

Sudaryono: MBG Tender Politik Presiden Prabowo

Michael Anderson - kabarsaji.com 2 mins read 16 views

Sudaryono, pejabat baru yang telah dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, memberikan tanggapan atas seruan sejumlah pihak agar program makan bergizi

Sudaryono: MBG Tender Politik Presiden Prabowo

Sudaryono: Program MBG Merupakan Tender Politik Karya Presiden Prabowo

Kabarsaji.com – Sudaryono, pejabat baru yang telah dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, memberikan tanggapan atas seruan sejumlah pihak agar program makan bergizi gratis dihentikan. Ia menyatakan kesiapan menerima berbagai masukan dan kritik, namun tidak akan menghentikan pelaksanaan program tersebut.

Menurut Sudaryono, inisiatif makan bergizi ini merupakan bagian dari tender politik yang digagas oleh Presiden Prabowo. Program ini telah direncanakan sejak lama dan disampaikan pada masa kampanye sebelum akhirnya Prabowo terpilih menjadi kepala negara.

“Makan Bergizi adalah tender politiknya Presiden Prabowo. Direncanakan jauh-jauh hari, disampaikan di momen kampanye, dan kemudian terpilih jadi Presiden,” kata Sudaryono usai rapat perdananya di kantor BGN di Jakarta Pusat, Rabu, 22 Juli 2026.

Oleh karena itu, langkah yang dapat diambil BGN adalah meningkatkan tata kelola, memastikan ketersediaan gizi yang berkualitas dan aman, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian, khususnya di wilayah pedesaan. Sudaryono juga menegaskan bahwa program ini berasal dari rakyat dan akan dikembalikan kepada rakyat.

“Ini adalah program dari rakyat dan akan diberikan kepada rakyat, ya. Sekali lagi, kami mendengarkan. Saya mendengarkan, kami mendengarkan,” ujar dia.

Ketidakberpihakan Sudaryono terhadap Program MBG

Setelah resmi dilantik di Istana Kepresidenan, Sudaryono menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kepentingan pribadi dalam program makan bergizi. Ia menjelaskan bahwa tidak memiliki dapur umum maupun satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang menerima intensif dari pemerintah untuk menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah.

“Enggak ada, saya tidak punya SPPG. Saya tidak punya dapur. Tidak ada keluarga saya yang punya dapur,” ucapnya.

Sudaryono juga mengakui bahwa masih terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan MBG. Salah satu masalah utama berkaitan dengan dugaan korupsi yang menjerat Dadan Hindayana, mantan kepala BGN, serta sejumlah pejabat tinggi badan gizi lainnya. Ia menyebutkan bahwa pelanggaran tata kelola yang kurang transparan telah disaksikan oleh publik.

“Kita sendiri telah menyaksikan bahwa ada pelanggaran dari sisi tata kelola yang tidak transparan,” ucapnya.

Pergantian Kepemimpinan BGN

Sudaryono dilantik untuk menggantikan Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BGN. Pengunduran diri Nanik disebabkan oleh alasan kesehatan. Di sisi lain, Nanik menyatakan rasa syukurnya karena pernah membantu Presiden Prabowo dalam program makan bergizi gratis setelah menjadi pendukungnya selama belasan tahun.

“Empat belas tahun ikut beliau, saya tahu persis program MBG bukan untuk tujuan politis seperti yang dituduhkan orang,” tulis dia, Rabu, 22 Juli 2026.

Gabung diskusi