Live voltage Agustus 2, 2026
Power Radar
Sport

Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Fisik Pemain Jadi Sorotan

William Lopez - kabarsaji.com 3 mins read 13 views

Indonesia Menang 3 0 atas Kamboja menjadi hasil yang memuaskan bagi skuad voli putra nasional dalam putaran kedua SEA V Cup 2026. Pertandingan yang

Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Fisik Pemain Jadi Sorotan

Timnas Voli Putra Indonesia Raih Kemenangan 3-0 atas Kamboja di SEA V Cup 2026

Kabarsaji.com – Indonesia Menang 3 0 atas Kamboja menjadi hasil yang memuaskan bagi skuad voli putra nasional dalam putaran kedua SEA V Cup 2026. Pertandingan yang berlangsung di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur pada Rabu malam, 22 Juli 2026, ini berakhir dengan skor tiga set tanpa balas. Rincian skor yang dicatat adalah 26-24, 25-15, dan 25-17 untuk kemenangan telak tim Indonesia.

Aspek Fisik Masih Jadi Perhatian Pelatih

Meskipun meraih kemenangan, pelatih Reidel Toiran menilai penampilan para pemain belum sepenuhnya optimal. Menurut pelatih asal Kuba tersebut, kondisi fisik anak asuhnya masih dalam proses pemulihan setelah menjalani putaran pertama turnamen di Filipina. Kelelahan masih menjadi faktor yang memengaruhi performa Farhan Halim dan rekan-rekannya. Akibatnya, permainan Indonesia pada set pertama terasa kurang luwes. Para pemain terlihat masih ragu dalam beberapa situasi karena kondisi fisik yang belum pulih sepenuhnya.

Ya, sebenarnya ini sesuai dengan yang kami rencanakan, kata Toiran seusai pertandingan.

Anak-anak kelihatan bermain kurang lepas. Mereka masih ragu dari segi kondisi fisik. Ada poin-poin yang gagal, terlambat, atau pukulannya tidak maksimal. Itu karena kondisi fisik, ujar Toiran.

Persiapan Menuju Asian Games 2026

Toiran menambahkan bahwa pemulihan kebugaran menjadi prioritas utama tim pada putaran kedua SEA V Cup. Turnamen ini juga dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan menuju Asian Games 2026. Dari kesan pertama yang kami lihat, aspek yang paling perlu diperbaiki adalah kondisi fisik para pemain. Saat ini fisik mereka masih belum maksimal. Kami juga masih mencari komposisi terbaik untuk Asian Games nanti. Ini memang menjadi ajang pemanasan, kata Toiran.

Kemenangan atas Kamboja diraih setelah Indonesia berhasil mengatasi perlawanan ketat lawan pada set pertama sebelum mendominasi dua set berikutnya. Kamboja, yang berstatus juara putaran pertama SEA V Cup 2026, kesulitan mengantisipasi serangan-serangan smash pemain Indonesia. Sementara itu, upaya serangan Kamboja juga kerap mampu dibendung oleh pertahanan Indonesia. Permainan Indonesia pada set kedua dan ketiga menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan set pertama.

Kontribusi Luvi Febrian Nugraha

Pada putaran kedua SEA V Cup ini, Toiran juga memanggil Luvi Febrian Nugraha untuk mengisi posisi outside hitter menggantikan Doni Haryono yang masih menjalani pemulihan cedera bahu. Farhan menilai kehadiran Luvi tidak menimbulkan kendala dalam kekompakan tim karena mereka sudah cukup sering bermain bersama. Kami sudah cukup sering bermain bersama, begitu juga dengan pemain-pemain lain. Kami sudah cukup memahami karakter permainannya. Kami tahu kebiasaannya di lapangan dan kapan harus mendorong atau mendukung permainannya. Jadi, sejauh ini tidak ada masalah. Semuanya berjalan dengan baik, kata Farhan.

Perasaan Para Pemain

Kapten timnas Indonesia Farhan Halim mengakui dirinya dan rekan-rekan belum berada dalam kondisi terbaik. Namun, para pemain berusaha saling memberi semangat agar tetap tampil percaya diri. Ya, mungkin sama seperti yang disampaikan Coach Toiran tadi, kondisi fisik kami memang belum maksimal. Namun, kami mencoba untuk terus mendorong kemampuan masing-masing. Syukurlah, pada akhirnya kami bisa meraih hasil yang diinginkan, kata Farhan.

Menurut Farhan, tidak ada perubahan strategi yang signifikan setelah set pertama. Indonesia hanya berusaha bermain lebih lepas sehingga mampu memberikan tekanan lebih besar kepada lawan. Hal tersebut membuat permainan semakin baik dan memungkinkan Indonesia unggul cukup jauh pada set kedua dan ketiga. Kemenangan ini menjadi langkah positif bagi tim nasional dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi-kompetisi mendatang.

Pilihan Editor: Sisi Religius Lamine Yamal

Gabung diskusi