Live voltage Agustus 2, 2026
Power Radar
Nasional

Key Strategy: Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan

Daniel Martinez - kabarsaji.com 4 mins read 11 views

Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan Key Strategy - Dalam upaya memperkuat penguatan keberlanjutan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengadopsi Key

Key Strategy: Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan

Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan

Key Strategy – Dalam upaya memperkuat penguatan keberlanjutan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengadopsi Key Strategy sebagai pilar utama transformasi bisnis. Perusahaan yang mengelola sekitar 1.736 km jalan tol ini menggeser fokus dari pertumbuhan berbasis infrastruktur ke pendekatan berorientasi nilai (value-oriented), sesuai dengan arah transformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipimpin oleh Danantara Indonesia. Key Strategy ini tidak hanya meningkatkan kinerja operasional, tetapi juga memastikan kontribusi terhadap ekonomi, lingkungan, dan masyarakat secara simultan.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menegaskan bahwa Key Strategy berperan penting dalam menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, aset dan layanan perusahaan tidak hanya mendukung pertumbuhan usaha, tetapi juga menjadi alat untuk meningkatkan kualitas hidup pengguna jalan, investor, serta stakeholder lainnya. “Perusahaan tidak lagi diukur hanya berdasarkan jumlah aset atau panjang jalan tol yang dikelola, tetapi berdasarkan dampak yang dihasilkan bagi keberlanjutan lingkungan dan perekonomian,” tambah Rivan dalam sebuah wawancara.

Strategi Penguatan Daya Saing

Penerapan Key Strategy di Jasa Marga dilakukan melalui peningkatan tata kelola yang baik, inovasi berkelanjutan, dan pengembangan ekosistem digital. Selain itu, perusahaan juga memperkuat kapabilitas organisasi dengan fokus pada pelayanan yang lebih personal dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna. “Dengan Key Strategy, kami berupaya membangun infrastruktur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memberikan pengalaman yang berkesinambungan untuk pengguna,” jelas Rivan.

Dalam konteks ini, prinsip “Know Your Customer” menjadi sentral dalam strategi bisnis. Perusahaan menjadikan pengguna sebagai pusat perhatian dengan menerapkan data-driven decision-making di semua level operasional. Pendekatan ini memungkinkan Jasa Marga menyesuaikan layanan berdasarkan preferensi dan kebutuhan pengguna, sekaligus meningkatkan efisiensi sumber daya. Selain itu, Key Strategy juga melibatkan penguatan manajemen risiko, pengurangan emisi karbon, dan penggunaan energi terbarukan untuk memperkuat komitmen keberkelanjutan.

Implementasi dalam Praktik

Satu contoh nyata penerapan Key Strategy adalah inisiatif Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC), yang beroperasi sebagai pusat pengelolaan berbasis data untuk memantau lalu lintas dan mengambil keputusan secara real-time. Integrasi data dari seluruh lajur tol tidak hanya meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna, tetapi juga memberikan wawasan untuk memperbaiki layanan secara holistik. “Mobilitas cerdas harus menjadi bagian dari ekosistem yang terhubung dan berkelanjutan,” kata Prof. Mohammed Ali Berawi dalam acara Expert Sharing Session di JMTC.

Key Strategy juga diterapkan melalui pengembangan aplikasi Travoy, yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pelanggan melalui layanan personalisasi. Aplikasi ini memberikan informasi waktu, tarif, dan rute secara akurat, sekaligus memfasilitasi komunikasi antara pengguna dan perusahaan. Dengan adanya Travoy, Jasa Marga memperkuat komitmen terhadap pelayanan berbasis teknologi, seiring peningkatan ekosistem mobilitas yang smart dan berkelanjutan. “Pengguna jalan tidak hanya mendapat informasi, tetapi juga mengalami transparansi dan kepercayaan terhadap layanan kami,” tutur Rivan.

Pengembangan Ekosistem Berkelanjutan

Key Strategy Jasa Marga mencakup berbagai inisiatif untuk mendorong ekosistem berkelanjutan, termasuk penggunaan teknologi hijau dan pengelolaan sumber daya secara efisien. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan telah mengimplementasikan sistem pengumpulan energi terbarukan di beberapa lokasi jalan tol, seperti panel surya di gardu jalan tol yang terletak di daerah beriklim tropis. Langkah ini memastikan pengurangan emisi karbon sebesar 15% dalam lima tahun terakhir, sesuai dengan target keberlanjutan nasional.

Keberhasilan Key Strategy juga terlihat dari peningkatan partisipasi Jasa Marga dalam berbagai program peningkatan keberlanjutan. Misalnya, perusahaan aktif dalam pengurangan sampah plastik melalui penggunaan bahan daur ulang di lingkungan jalan tol. Selain itu, Jasa Marga juga menjalin kerja sama dengan lembaga lokal untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan di area pedesaan. “Key Strategy ini adalah jembatan antara bisnis dan keberlanjutan, menjadikan Jasa Marga sebagai pelaku transformasi infrastruktur yang memikirkan masa depan,” tambah Rivan.

Kontribusi terhadap Ekonomi Nasional

Sebagai bagian dari Key Strategy, Jasa Marga berkomitmen untuk menjadi tulang punggung konektivitas nasional. Dengan melayani sekitar 3,5 juta kendaraan per hari, perusahaan memastikan aksesibilitas yang optimal bagi berbagai sektor usaha. Kehadiran jalan tol yang dikelola Jasa Marga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi regional, terutama di daerah yang sebelumnya sulit terjangkau. “Key Strategy tidak hanya tentang efisiensi, tetapi juga tentang mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” jelas Prof. Rhenald Kasali, yang menjadi narasumber dalam sesi tersebut.

Perusahaan juga terus meningkatkan kualitas layanan melalui pelatihan dan sertifikasi karyawan, serta investasi dalam pendidikan dan pelatihan berkelanjutan. Dengan Key Strategy, Jasa Marga berupaya membangun kepercayaan masyarakat dengan menawarkan solusi inovatif yang berdampak jangka panjang. “Kami percaya bahwa transformasi ini tidak hanya meningkatkan nilai perusahaan, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat dan lingkungan,” tegas Rivan, menegaskan komitmen terhadap keberkelanjutan sebagai bagian dari Key Strategy mereka.

Gabung diskusi