Live voltage Agustus 3, 2026
Power Radar
Metro

Polisi Sisir 12 Lokasi dalam Kasus Blackout hingga Krakatau Steel

Mark Martin - kabarsaji.com 2 mins read 12 views

Polisi Sisir 12 Lokasi dalam Kasus Blackout hingga Krakatau Steel Penggeledahan Serentak dalam Penyidikan Tiga Perkara Polisi Sisir 12 Lokasi dalam Kasus

Polisi Sisir 12 Lokasi dalam Kasus Blackout hingga Krakatau Steel

Polisi Sisir 12 Lokasi dalam Kasus Blackout hingga Krakatau Steel

Penggeledahan Serentak dalam Penyidikan Tiga Perkara

Polisi Sisir 12 Lokasi dalam Kasus – Pada Rabu, 8 Juli 2026, tim gabungan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri serta Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya melakukan razia serentak di 12 lokasi terkait tiga kasus, yaitu PT Asabri, korupsi pasokan batu bara yang memicu blackout di Sumatera, dan PT Krakatau Steel.

Razia terhadap beberapa lokasi dilakukan secara bersamaan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto, Rabu, 8 Juli 2026.

Daftar Lokasi yang Digeledah

Dari sebuah kafe bernama Cafe de’Clan Signature, penyidik menyita dana senilai sekitar Rp 60 miliar, terdiri dari SGD 3.130.000, US$ 889.965, dan Rp 259 juta. Uang tersebut ditemukan dalam brankas di lantai dua tempat itu.

Selain kafe, tim juga melakukan pemeriksaan di sebuah tempat pertukaran uang yang berada di sebelah kafe. Dari sana, mereka menyita barang bukti senilai sekitar Rp 7,2 miliar.

Dalam investigasi, salah satu lokasi yang dijemput adalah rumah di Parahyangan Golf 2, Sentul, Kabupaten Bogor. Dari brankas di dalamnya, polisi mengambil aset berupa dana sekitar Rp 476 miliar.

Hasil Penggeledahan

Kepala Kortastipidkor Polri Inspektur Jenderal Totok Suharyanto menjelaskan bahwa dari tujuh koper yang disita, terdapat 74 kilogram emas serta uang tunai sekitar US$ 4,767.300. Selain itu, penyidik juga menemukan dana SGD 14.083.800 dan Rp 100 juta.

Total nilai barang bukti yang berhasil diperoleh mencapai sekitar Rp 476 miliar,” tambah Totok.

Hingga saat ini, penyidik belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Razia terus berlangsung di beberapa lokasi lain.

Gabung diskusi