Live voltage Agustus 3, 2026
Power Radar
Nasional

Special Plan: Pramono Siapkan Sekolah Rakyat untuk Seribu Siswa Tambahan

Nancy Martin - kabarsaji.com 4 mins read 12 views

Pramono Siapkan Sekolah Rakyat untuk Seribu Siswa Tambahan Special Plan - Dalam rangka meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak yang kurang beruntung

Special Plan: Pramono Siapkan Sekolah Rakyat untuk Seribu Siswa Tambahan

Pramono Siapkan Sekolah Rakyat untuk Seribu Siswa Tambahan

Special Plan – Dalam rangka meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak yang kurang beruntung, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah Istimewa Jakarta (Pemprov DKI) sedang mengembangkan Special Plan khusus untuk menampung tambahan satu ribu siswa. Rencana ini diungkapkan saat ia melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SMAT) 10 di Jakarta Selatan pada Jumat, 3 Juli 2026. Selama inspeksinya, Pramono menegaskan bahwa Special Plan merupakan upaya strategis untuk memastikan setiap anak memiliki peluang merata dalam pendidikan, terutama bagi keluarga yang tidak mampu secara ekonomi.

“Dengan Special Plan ini, kami berkomitmen untuk memperluas jangkauan pendidikan dan memastikan kebutuhan masyarakat tidak tertinggal,” jelas Pramono. Ia menambahkan bahwa pembangunan fasilitas pendidikan ini telah diprioritaskan dalam agenda kerja pemerintah daerah, termasuk pemanfaatan lahan yang sudah dialokasikan oleh Kementerian Sosial.

Program Sekolah Rakyat dan Manfaatnya

Sekolah Rakyat yang akan dioperasikan dalam kerangka Special Plan ini dirancang untuk memberikan layanan pendidikan khusus, dengan fokus pada kualitas dan kesetaraan. Pramono menyebutkan bahwa program ini tidak hanya menambah kapasitas tempat belajar, tetapi juga memperkuat kebijakan pendidikan inklusif seperti Kartu Jakarta Pintar dan pemutihan ijazah. “Kami berharap program ini bisa memberikan dampak positif jangka panjang, karena pendidikan adalah kunci untuk memutus siklus kemiskinan,” tuturnya.

“Program Sekolah Rakyat dalam Special Plan ini akan menjadi pelengkap dari keseluruhan sistem pendidikan DKI Jakarta,” imbuh Pramono. Ia menjelaskan bahwa keberadaan sekolah tambahan ini sangat penting untuk menampung jumlah peserta yang terus meningkat, terutama di daerah dengan pertumbuhan populasi pesat.

Kebijakan ini juga menjangkau berbagai aspek, seperti peningkatan kualitas guru, perbaikan infrastruktur, serta pengembangan kurikulum yang lebih menyesuaikan kebutuhan siswa. Pramono menekankan bahwa Special Plan diarahkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendorong partisipasi aktif anak-anak dari kalangan kurang mampu. “Kami yakin program ini akan menjadi jembatan bagi mereka yang ingin meraih pendidikan tinggi,” katanya.

Penambahan Kapasitas dan Tantangan

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa kebutuhan penambahan kapasitas Sekolah Rakyat telah menjadi fokus utama dalam Special Plan. Saat ini, DKI Jakarta hanya memiliki satu gedung permanen untuk program tersebut, dengan lahan diberikan oleh Kementerian Sosial. Namun, dalam Special Plan, Pemprov DKI berencana mengembangkan lebih banyak fasilitas guna memenuhi permintaan yang meningkat.

“Dalam Special Plan, kami telah menemukan sepuluh titik lokasi yang bisa digunakan untuk sekolah rakyat tambahan. Delapan di antaranya sedang dalam proses renovasi, termasuk gedung di Pejompongan, Marunda, dan Curug,” kata Saifullah. Ia menambahkan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan progres pembangunan dapat mencapai target sebelum musim sekolah berikutnya.

Pembangunan ini dilakukan dalam rangka mempercepat akses pendidikan, terutama di wilayah dengan populasi peserta didik yang relatif tinggi. Saifullah menyoroti bahwa Special Plan ini juga mencakup pengadaan sumber daya manusia, seperti peningkatan jumlah guru dan penyediaan bahan ajar yang sesuai. “Kami berharap Special Plan bisa menjadi model inovasi pendidikan yang bisa ditiru daerah lain,” pungkasnya.

Peran Masyarakat dan Kemitraan

Pendekatan Special Plan tidak hanya bersifat pemerintah sentral, tetapi juga melibatkan peran aktif masyarakat sekitar. Pramono menyebutkan bahwa pengelolaan sekolah rakyat akan dilakukan secara kolaboratif dengan tokoh masyarakat, komunitas, dan lembaga pendidikan lain. “Masyarakat harus terlibat langsung, karena mereka yang paling mengerti kebutuhan siswa,” katanya.

“Dukungan dari warga sekitar akan menjadi faktor penting keberhasilan Special Plan ini,” ujar Pramono. Ia mencontohkan bahwa beberapa desa sudah menawarkan tanah untuk pembangunan sekolah tambahan, yang akan disesuaikan dengan kebutuhan lokal. “Kami juga berharap Special Plan bisa menjadi solusi jangka panjang bagi anak-anak yang ingin melanjutkan studi di tingkat menengah dan tinggi.”

Menurut Pramono, Special Plan juga mencakup upaya untuk meningkatkan keberlanjutan program. “Kami berencana menyiapkan mekanisme pengawasan dan evaluasi berkala agar semua fasilitas bisa diakses secara optimal,” katanya. Ia menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat akan diukur melalui survei kepuasan dan partisipasi aktif dalam kegiatan sekolah.

Harapan dan Prospek Masa Depan

Dalam perspektif jangka panjang, Special Plan diharapkan bisa menciptakan generasi muda yang lebih berkompeten dan berprestasi. Pramono menekankan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada jumlah siswa, tetapi juga pada kualitas pendidikan yang diberikan. “Sekolah rakyat yang menjadi bagian dari Special Plan ini akan dilengkapi dengan fasilitas modern dan kurikulum yang komprehensif,” ujarnya.

“Selain itu, kami juga berencana menambahkan program pelatihan vokasi dalam Special Plan, sehingga siswa bisa langsung terampil di bidang yang diminati,” lanjut Pramono. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan berbagai stakeholder untuk memastikan program ini bisa berjalan efektif dan berkelanjutan.

Dengan Special Plan ini, Pemprov DKI Jakarta juga ingin menjadi contoh bagi kota-kota besar lainnya dalam mendorong inklusivitas pendidikan. Pramono menyebutkan bahwa keberhasilan program ini akan diukur berdasarkan pertumbuhan jumlah peserta, kualitas lulusan, serta peningkatan aksesibilitas. “Kami optimis bahwa Special Plan akan menjadi solusi terbaik bagi masalah pendidikan di DKI Jakarta,” pungkasnya.

Gabung diskusi