Live voltage Agustus 3, 2026
Power Radar
Bisnis

Meeting Results: Hashim Djojohadikusumo Diangkat jadi Komisaris Utama WIFI

Nancy Martin - kabarsaji.com 3 mins read 15 views

Pasca RUPST, Hashim Djojohadikusumo Diangkat Jadi Komisaris Utama WIFI Meeting Results – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada

Meeting Results: Hashim Djojohadikusumo Diangkat jadi Komisaris Utama WIFI

Pasca RUPST, Hashim Djojohadikusumo Diangkat Jadi Komisaris Utama WIFI

Meeting Results – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 30 Juni 2026, Hashim Djojohadikusumo secara resmi ditetapkan sebagai Komisaris Utama PT Solusi Sinergi Digital atau Surge (WIFI). Keputusan ini menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Hermansjah Haryono, yang telah menjabat selama beberapa tahun terakhir. RUPST menjadi momen penting dalam mengubah susunan pengurus perusahaan, dengan penunjukan para anggota dewan dan direktur baru yang diharapkan bisa memperkuat keberlanjutan operasional serta visi jangka panjang.

Struktur Kepemimpinan yang Diperbarui

Di samping perubahan komisaris utama, RUPST juga menyetujui penunjukan Fadel Muhammad sebagai anggota Dewan Komisaris, Hendrik Tee sebagai Direktur Utama, serta Henny Santoso sebagai Direktur Perseroan.

“Pengangkatan ini mencerminkan komitmen perseroan untuk memperkuat struktur kepemimpinan dan mekanisme pengawasan,” ujar Shannedy Ong, Direktur Surge, dalam laporan Bursa Efek Indonesia, Rabu, 1 Juli 2026.

Shannedy menambahkan bahwa kehadiran anggota dewan dan direktur yang lebih kompeten diharapkan dapat mendorong perusahaan dalam pengambilan keputusan strategis, eksekusi rencana, serta peningkatan tata kelola yang berkelanjutan. Ini adalah langkah penting untuk menciptakan nilai yang stabil bagi para pemegang saham dan pihak terkait lainnya.

Dalam Meeting Results ini, para pemegang saham menyetujui beberapa kebijakan strategis yang akan memengaruhi arah bisnis Surge. Termasuk keputusan untuk mengalokasikan seluruh laba bersih tahun 2025 sebesar Rp632,9 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk pembagian dividen sebesar Rp2 per saham, serta Rp1 miliar sebagai dana cadangan perseroan. Hal ini menunjukkan kepercayaan pemegang saham terhadap kinerja perusahaan dan potensi pertumbuhan di masa depan.

Peran Hashim Djojohadikusumo Sebagai Komisaris Utama

Hashim Djojohadikusumo, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu investor utama di Surge, kini memiliki peran strategis sebagai Komisaris Utama. Dengan pengalaman di bidang teknologi dan layanan internet, ia diharapkan mampu memberikan panduan yang lebih terarah dalam pengembangan bisnis perusahaan. Selain itu, kehadirannya di dewan komisaris juga dianggap sebagai langkah untuk meningkatkan kredibilitas dan memastikan keberlanjutan proyek-proyek utama, seperti pengembangan layanan Internet Rakyat (IRA).

Menurut laporan resmi, pengangkatan Hashim sebagai Komisaris Utama merupakan hasil dari Meeting Results yang menilai kualifikasi dan kontribusi nyata dalam pendanaan serta pengembangan infrastruktur digital. Selama ini, ia telah berperan aktif dalam mendukung inisiatif-inisiatif perusahaan, termasuk dalam proses tender frekuensi FWA 1,4 GHz yang sukses dilakukan pada 15 Oktober 2025. Keberhasilan tersebut memicu peluncuran layanan IRA pada 12 November 2025, yang menjadi salah satu landmark dalam sejarah Surge.

Dengan posisi baru ini, Hashim diharapkan bisa memperkuat koordinasi antara manajemen, dewan komisaris, dan stakeholder lainnya. Ia juga dijadwalkan sebagai pemandu dalam strategi penguatan jaringan internet di Indonesia, terutama di wilayah-wilayah yang masih kurang terjangkau. Selain itu, tugasnya mencakup pengawasan terhadap kebijakan pemasaran, ekspansi geografis, serta inovasi teknologi yang menjadi fokus utama perusahaan.

Pada sisi lain, RUPST juga mengumumkan susunan baru direksi dan dewan komisaris yang seimbang antara pengalaman dan inovasi. Direktur Utama Hendrik Tee, yang sebelumnya menjabat sebagai salah satu direktur, akan menjadi pengarah utama dalam menjalankan operasional sehari-hari. Sementara Shannedy Ong, Andrew, Yune Marketatmo, Mohammad Mustaghfirin, dan Henny Santoso akan terus berperan dalam berbagai aspek keuangan, operasional, dan pemasaran. Pada dewan komisaris, selain Hashim S. Djojohadikusumo, Fadel Muhammad dan Doni Satiaji Soetadi akan menjadi pendamping dalam menjaga kualitas pengambilan keputusan.

Gabung diskusi