Live voltage Agustus 3, 2026
Power Radar
Nasional

Meeting Results: Terima Audiensi Para Kepala Daerah, Gus Ipul Bahas Sekolah Rakyat

Mary Martinez - kabarsaji.com 3 mins read 20 views

Meeting Results: Gus Ipul Terima Audiensi Para Kepala Daerah untuk Bahas Program Sekolah Rakyat Meeting Results - Pada hari Senin, 29 Juni 2026, Menteri

Meeting Results: Terima Audiensi Para Kepala Daerah, Gus Ipul Bahas Sekolah Rakyat

Meeting Results: Gus Ipul Terima Audiensi Para Kepala Daerah untuk Bahas Program Sekolah Rakyat

Meeting Results – Pada hari Senin, 29 Juni 2026, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, akrab disapa Gus Ipul, secara resmi menerima audiensi dari sejumlah kepala daerah di Jakarta. Kehadiran Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri, Bupati Solok Selatan Khairunas, Bupati Bantul Abdul Hasim Muslih, serta Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal di Kantor Kementerian Sosial membawa perbincangan penting mengenai implementasi program Sekolah Rakyat. Inisiatif ini diharapkan menjadi solusi komprehensif untuk mengatasi masalah pendidikan di kalangan anak-anak Indonesia yang tidak bersekolah, putus sekolah, atau berpotensi putus sekolah.

Analisis Data Anak Tidak Sekolah

Meeting Results menjadi momen krusial untuk mengungkap realita pendidikan nasional. Gus Ipul menekankan bahwa data terkini dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ada lebih dari empat juta anak yang termasuk dalam kategori Anak Tidak Sekolah (ATS) di seluruh Indonesia. “Dalam Meeting Results ini, kita perlu menegaskan bahwa problematika pendidikan bukan hanya sekadar angka, tapi cerminan dari ketimpangan akses pendidikan yang ada,” ujarnya, ditemani oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

“Jumlah anak yang tidak terdaftar dalam sistem pendidikan mencapai empat juta lebih. Mereka bisa termasuk dalam kelompok yang belum sekolah, tidak sekolah, putus sekolah, atau bahkan berpotensi putus sekolah. Itu menggambarkan bahwa Meeting Results dalam mengevaluasi kondisi pendidikan harus dilakukan secara serius,” tambah Gus Ipul.

Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah

Salah satu poin utama yang dibahas dalam Meeting Results adalah kerja sama antara Kementerian Sosial dengan pemerintah daerah. Gus Ipul menyampaikan bahwa program Sekolah Rakyat akan lebih efektif jika didukung oleh kepala daerah dalam bentuk perencanaan, penganggaran, dan implementasi di lapangan. “Dengan Meeting Results yang baik, kita bisa menyamakan visi dan mempercepat pencapaian tujuan nasional,” kata dia.

“Sekolah Rakyat ini bukan hanya program Kementerian Sosial, tapi harus menjadi prioritas bersama. Jadi, para kepala daerah harus aktif dalam memastikan program ini bisa menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan,” jelas Gus Ipul.

Pengembangan Infrastruktur Pendidikan

Di sisi lain, Meeting Results juga membahas strategi pembangunan infrastruktur pendidikan di daerah terpencil. Gus Ipul menyoroti bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat tergantung pada ketersediaan fasilitas pendidikan yang memadai. “Kita perlu memastikan setiap kabupaten/kota memiliki satu unit Sekolah Rakyat, dan itu harus dilakukan secara bertahap sesuai rencana presiden,” ujarnya.

“Target satu kabupaten satu Sekolah Rakyat adalah strategi yang realistis. Dengan Meeting Results ini, kita bisa merumuskan langkah-langkah konkretnya, termasuk peningkatan akses ke pendidikan melalui pemanfaatan sumber daya lokal,” tambah Gus Ipul.

Komitmen Kepala Daerah dalam Implementasi

Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menyatakan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan mengupayakan percepatan pembangunan sekolah di wilayahnya. “Kami akan menjadi mitra yang aktif dalam Meeting Results ini, agar program dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

“Sekolah Rakyat di Papua harus menjadi bagian dari kebijakan pendidikan nasional. Kami siap membantu memastikan tiga lokasi yang sedang dikembangkan—Biak Numfor, Jayapura, dan Sarmi—segera rampung dan beroperasi secara optimal,” tambah Mathius.

Kepala Bapperinda Provinsi Papua Jimmy Albertho Yosaphat Thesia juga mengapresiasi inisiatif ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan berpartisipasi aktif dalam memastikan program Sekolah Rakyat bisa menghasilkan dampak positif. “Dengan Meeting Results ini, kita bisa menyelaraskan langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat dasar,” katanya.

Sejumlah pejabat terkait seperti Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Djong H. W. Makanuay dan Asisten I Bupati Solok Selatan Efi Yandri turut memberikan masukan dalam Meeting Results tersebut. Mereka menekankan pentingnya koordinasi yang terus-menerus antara pusat dan daerah untuk menghindari kesenjangan data dan program yang tidak sejalan.

Meeting Results ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan partisipasi aktif para kepala daerah, program Sekolah Rakyat dianggap mampu mengurangi jumlah anak yang tidak bersekolah secara signifikan, sekaligus menjadi bagian dari perbaikan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Gabung diskusi